Minggu, 11 Oktober 2020

Bersabar Tidak Berarti Dukung Kezaliman

Dari Ka'b bin Ujroh bahwa Rosulullah ﷺ telah mengingatkan,

"Sesungguhnya akan muncul sepeninggalku para pemimpin yang berdusta dan zalim. Barangsiapa masuk menemui mereka lalu membenarkan kedustaan mereka atau membantu mereka dalam kezalimannya, maka dia bukan golonganku dan aku bukan golongannya dan dia tidak akan minum dari telagaku.

Dan barangsiapa yang tidak membenarkan kedustaan mereka dan tidak membantu mereka dalam kezalimannya, maka dia golonganku dan aku adalah golongannya dan kelak dia akan minum dari telagaku.” (HR  Ahmad 4/243 dishohihkan Syaikh Al-'Allamah Al-Wadi'i dalam "Al-Jami'us Shohih Mimma Laisa Fis Shohihain 1/37)

Syaikh Al-'Allamah bin Baz berkata:

فإذا دخل عليهم بالتوجيه والإرشاد وتخفيف الشر؛ هذا هو المطلوب، أما إذا دخل عليهم ليعينهم على الظلم ويصدقهم بالكذب فهذا هو المذموم، نسأل الله العافية.

"Jika masuk menemui mereka untuk memberikan petunjuk dan nasihat serta mengurangi kejelekan maka ini yang semestinya dilakukan. Namun apabila untuk membantu kezaliman dan membenarkan kedustaan mereka maka ini yang tercela, nas'alullaahal 'aafiyah." (Via binbaz.org.sa)

Ahlussunnah menempuh cara yang ma'ruf, menaati dalam perkara yang tidak menyelisihi syariat, dan senantiasa mendoakan kebaikan demi terwujudnya kemaslahatan yang lebih besar. 

Fikri Abul Hasan

0 comments:

Posting Komentar